Wabup Targetkan Angka Stunting Di Kabupaten Seluma 13 Persen Tahun 2024

Potretrafflesia.com,Seluma – Wakil Bupati Seluma Gustianto sekaligus ketua TPPS, menerima Kunjungan Kerja Ketua TPPS Provinsi Bengkulu, dalam rangka pendampingan pelaksanaan pembinaan monitoring dan evaluasi P2S oleh tim percepatan penurunan stunting (P2S) sekaligus evaluasi pemanfaatan elsimil dan google from pada proses identifikasi pada kasus stunting di Kabupaten Seluma tahun 2022. Acara digelar di Aula BKD kabupaten Seluma.

Wakil Bupati Seluma Gustianto menyampaikan, Kabupaten Seluma adalah salah satu kabupaten yang di tetapkan menjadi lokus stunting mulai dari tahun 2018. Berdasarkan data SSGI Kabupaten Seluma masih dalam kategori stunting yang tinggi. Pada tahun 2020 berdasarkan hasil SSGI (Survey Status Gizi Indonesia) angka stunting di Kabupaten Seluma 40 persen pada tahun 2021 menurun menjadi 24,7 persen.Pada tahun 2022 ini dilakukan survey status gizi indonesia pada bulan September-Oktober di 69 Desa dan Kelurahan. Targer penurunan angka stunting di Kabupaten Seluma tahun 2024 yaitu 13 persen.

“Berdasarkan hasil pendataan EPPGBM bulan Agustus ditemukan data sebagai berikut, balita stunting 560 balita (4,2%), balita wasting 191 (1,44%), dan balita underwight 433 (3,24%) dari sasaran balita sebanyak 13.224 balita,” ujar Gustianto, Rabu 16 November 2022.

Wakil Gubernur Bengkulu Selaku Ketua TPPS Provinsi Bengkulu Rosjonsyah mengatakan, dalam rangka menurunkan angka prevalensi stunting di Provinsi Bengkulu. Khusunya di Kabupaten Seluma perlu kiranya semua stakeholder yang terlibat untuk melakukan upaya secara konvergensi dalam menurunkan angka prevalensi stunting.

“Untuk diketahui bersama angka prevalensi stunting di provinsi bengkulu saat ini diangka 22,1 persen dan kabupaten seluma 24,7 persen maka kita perlu kerja sama dalam menurukan angka prevalensi stunting. Target penurunan stunting provinsi bengkulu tahun 2024. 12,55 persen,” tegasnya. (Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.