Pendataan Non ASN Ditutup, Ratusan Tenaga Honor Gruduk BKPSDM

Potretrafflesia.com,Seluma – Ratusan tenaga honor Pemerintah Kabupaten Seluma gruduk kantor BKPSDM, hal ini tujuan untuk menyampaikan agar pendataan non ASN dapat diperpanjang kembali dikarenakan masih banyak tenaga non ASN yang belum terdaftar sekaligus menyampaikan keluhan banyak tenaga non ASN yang sudah melengkapi berkas pendataan non ASN namun mereka tidak bisa memiliki akun.

“Pembuatan akun untuk ASN sudah ditutup tanggal 22 bulan ini. Sehingga hari ini kami bersama-sama kawan-kawan mendatangi kantor BKPSDM agar pendataan non ASN dapat di perpanjang,” ujar Takril Hailani salah satu tenaga non ASN Seluma SMPN 18 Seluma,Senin 24 Oktober 2022.

Lanjutnya, Kedatangan non ASN ini untuk mempertanyakan apakah mereka masih bisa membuat akun lagi atau tidak.

“Setelah sosialisasi tadi kami mendapatkan jawaban mudah-mudahan dapat dilanjutkan. Karena dalam hal ini BKPSDM sedang menyurati Kemenpan RB. Jadi tadi disampaikan kepada kawan-kawan yang belum buat akun agar dapat bersabar. Saya juga belum ada akun padahal sudah menjadi tenaga non ASN sejak tahun 1999,” jelasnya.

Sementara itu stafsus Bupati Seluma Mardiono, menjelaskan bahwa hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Seluma. Namun di Kabupaten lain juga mengalami hal serupa. Yang menjadi persoalan adalah limit waktu yang diberikan untuk melakukan pelengkapan berkas, verifikasi, dan pembuatan akun itu sangat terbatas.

“Bukan hanya di Seluma di daerah lain juga seperti itu. Karena batas waktu atau limit dari surat itu sampai dengan pembuatan akun itu nyaris hanya dua pekan saja,” sambung Mardiono.

Hal tersebut membuat non ASN dari kesehatan, guru dan administrasi mengalami keterlambatan dan belum membuat akun. Sehingga dalam hal ini pemerintah daerah Kabupaten Seluma melalui BKPSDM akan melayangkan surat ke Kemenpan RB agar diberikan perpanjangan waktu dalam proses pembuatan akun. Sehingga seluruh non ASN yang belum memiliki akun ke depan kembali bisa membuat akun. (Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.