Warga Gagalkan, Penyelundupan Pupuk Subsidi ke Bengkulu Selatan

Potretrafflesia.com,Seluma – Sebanyak dua ton Bantuan pupuk subsidi disalahgunakan oleh oknum Poktan di wilayah Semidang Alas (SA) dan Semidang Alas Maras (SAM). Pupuk bantuan uang seharusnya diberikan ke masyarakat Seluma tersebut diduga di selundupkan ke kabupaten tetangga oleh kios dan kelompok koperasi serba usaha desa Pinju Layang, Kabupaten Seluma.

Data berhasil dihimpun media ini, penyelundupan pupuk subsidi berawal dari kecurigaan warga terhadap mobil berjenis pickup ceryy BD BD 9936 PC sedang bermuat pupuk jenis Urea sebanyak 40 sack/Karung +- 2 Ton.

Kendaran tersebut menuju ke arah Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Namun, saat berada di Desa lubuk Betung di hentikan dan di tanya identitas serta surat surat barang yang dibawa, sopir tidak bisa memberikan keterangan dan menunjukan surat surat barang yang di bawa dan pengendara memberikan no Hp pemilik dan setelah di konfirmasi dengan penjual pupuk rencana barang tersebut mau d jual dan di Bawa ke Pino raya kabupaten Bengkulu Selatan.

Diketahui, pengemudi mobil yang membawa pupuk subsidi tersebut bernama Andi(38) warga Lubuk Betung dan kenek mobil Eko(35) warga Desa Pinju Layang

Kades Pinju Layang saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya penyelundupan pupuk subsidi jenis urea. Kecurigaan ini bermula, setelah petani dan kelompok Gapoktan lainnya mengeluhkan kelangkaan pupuk.

“Ini atas keluhan petani akan kelangkaan dan susahnya mendapatkan pupuk. Pengemudi dan Gapoktan sudah tandatangan berita acara tidak akan mengulangi kegiatan tersebut,dan akan lebih mengutamakan pelayanan Poktan Sawah di wilayah kec SA,”tegasnya.

Kejadian ini, hanya sebatas didesa saja. Warga bersama Babinsa melakukan mediasi antara pemilik kios pupuk serta Gapoktan. Setelah berhasil diamankan pupuk tersebut dikembalikan lagi ke kios atau gudang pupuk di desa Pinju Layang. Dengan perjanjian tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Jika tetap dibiarkan tanpa adanya tindakan tegas Kegiatan penyelundupan Pupuk Subsidi sangat merugikan petani sawah, dikarenakan apabila sudah musim sawa pupuk tersebut sulit untuk d dapatkan oleh petani sawah, kalaupun ada, harganya sangat mahal,”ujarnya.

Terpisah, kepala dinas pertanian Seluma, Arian Sosial membenarkan akan adanya upaya penyelundupan pupuk subsidi tersebut. Setelah dicek ke lapangan, persoalan ini telah di selesaikan dan di kembalikan ke gudang pupuk.

“Sudah kita berikan teguran keras dan ini lepas dari pengawasan,”tegasnya

Kedepan dinas pertanian kembali akan memberikan surat edaran ke seluruh Gapoktan dan kios pupuk untuk tidak menjual pupuk ke daerah di luar jangkauannya. Serta khusus kios pupuk di desa pinju layang juga sudah di berikan teguran keras.

“Kita akan lebih intens melakukan pengawasan akan penyaluran pupuk subsidi ini mulai dari pendistribusian dari kios ke petani dan pidananya adalah pencabutan izin dari kios itu sendiri, ,”tutupnya. (yD/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.