Kantor Pertanian Seluma Ludes Terbakar, Lambankah Damkar?

Potretrarafflesia.com,Seluma – Kantor dinas Pertanian Seluma terbakar, nyaris tidak meninggalkan sisah. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wib pagi.

Kejadian tersebut diketahui disaat penjaga kantor Aprian Epriadi sedang melakukan pekerjaan mengecat bagian luar kantor. Dirinya mendengar suara percikan api dibagian gudang belakang, setelah dilihat api yang sudah menyala besar membakar tumpukan kertas.

Melihat kejadian tersebut, dirinya langsung melapor ke Satpol PP yang bertugas menjaga kantor Bupati Seluma. Sehingga pihak satpol menghubungi Damkar Seluma.

“Saya lagi ngecat didepan, dengan suara api dibelakang, pas saya lihat ada api yang besar langsung melapor ke satpol pp. Namun, pas damkar sampai api sudah sangat besar,”ujar Aprian Epriadi kepada wartawan. Sabtu 19 Maret 2022.

Pantauan dilapangan, mobil damkar seluma yang stay di daerah Seluma kota hanya bisa melihat api yang melalap habis kantor dinas Pertanian. Pasalnya, mobil Damkar hanya sekali saja mengeluarkan air, setelah itu tidak bisa lagi mengingat adanya kerusakan mesin penyedot. Menariknya, setelah mendapatkan bantuan Damkar dari Air Periukan dan Talo Kantor tersebut sudah habis, dan mobil Damkar hanya memadamkan puing-puing kantor saja.

Sedangkan, mobil damkar yang stay di yang rusak mesin penyedot tersebut, akhirnya bisa beroperasi dengan menggunakan mesin penyedot milik warga Kelurahan Talang Saling.

Kepala Kantor Satpol pp Seluma, Rijono membantah bahwa Damkar lamban dan terlambat memadamkan api serta mengakui adanya kerusakan mesin penyedot, namun bukan menjadi kendala memadamkan Api yang membakar kantor Pertanian Seluma.

“iya mesin rusak tapi kita pakai mesin sedot diluar, keterlamabatan karena menunggu unit dari talo dan air periukan,”kilahnya.

Terpisah Wakil Bupati Seluma, Gustianto yang langsung turun kelokasi kebakaran dan membantu proses pemadaman mengatakan bahwa diduga kebakaran dari konsleting listrik.

“Kantor sudah habis terbakar, dan tidak bisa digunakan lagi. Sementara ini diduga koslet arus listrik,”jelasnya.

Kerugian Capai 2 miliar

Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial mengklaim kerugian mencapai Rp 2 miliar, dihitung dengan aset Kantor Pertanian. Termasuk, Alsintan dan Stok Pestisida.

“Kalau dilihat dengan aset kita kerugian mencapai Rp 2 miliar. Alsintan ada beberapa unit, dan stok pestisida yang berada didalam gudang. Alhamdulilah, untuk 4 unit Traktor bisa diselamatkan,”imbuhnya. (YD/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.