Harga Pupuk dan Racun Meroket

Potretrafflesia.com,Seluma – Dampak melonjaknya harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang saat ini mencapai Rp 3100. Mengakibatkan meroketnya harga Pupuk dan Racun hingga mencapai 50 persen dari harga sebelumnya.

Salah satu toko pertanian di Kabupaten Seluma milik, Menri yang menjual berbagai jenis pupuk dan racun pertanian. Harga pupuk Urea dari Rp. 300 ribu per 50 kg kini sudah naik menjadi Rp. 550 ribu. Kemudian pupuk NPK dari Rp. 350 perkarung (50 Kg) naik menjadi Rp. 600 ribu. KCL dari Rp. 300 ribu s ekarang Rp. 600 ribu. Kemudian pupuk TSP dari Rp. 300 ribu sekarang menjadi Rp.650 ribu. Racun Bablas dari Rp. 50 ribu per satu liter naik menjadi Rp. 95 ribu. Kemudian Turmadan Rp.55 ribu sekarang naik menjadi Rp. 75 ribu. Dan Konup dari Rp.50 ribu naik menjadi Rp.95 ribu.

“Stok saya kurangi karena yang beli juga sedikit, biasanya sehari bisa empat ton pupuk terjual, sekarang tidak lagi. Biaya modal otomatis harus saya tekan karena harga terus naik,” ujar Menri kepada wartawan. Kamis 24 Februari 2022.

Lanjutnya, kondisi ini harapannya segera berakhir, karena bukan hanya petani sawit yang terkena dampak, melainkan seluruh masyarakat petani baik perkebunan dan petani sawah.

“Saya harap pemerintah bisa membantu untuk menormalkan harga, karena bukan kami penjual saja yang terkendala, petani juga mengeluh,”tegasnya. (Yd/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.