Berikan Sanksi, Bupati Rotasi Dokter Penolak Pasien

Potretrafflesia.com,Seluma – Bupati Seluma Erwin Octavian memberikan sanksi tegas terhadap Dokter RSUD Seluma berinisial WR, yang menolak pasien ingin berobat ke IGD dengan alasan Poli Anak sudah tutup.

Sekretaris Daerah Seluma Hadianto membenarkan bahwa Bupati Sudah memberikan sanksi kepada kelima petugas yang piket sewaktu kejadian penolakan pasien. Namun, untuk saat ini baru diberikan sanksi kepada ASN, sedangkan untuk PTT sendiri pemkab masih memberikan sanksi teguran keras.

“Kelima petugas yang jaga sewaktu itu sudah kita berikan sanksi. Kelima petugas tersebut diketuai oleh ASN dokter, sehingga sanksi untuk dokter tersebut dirotasi atau dipindah ke wilayah Kabupaten Seluma,”tegas Hadianto kepada wartawan. Jumat 18 Februari 2022.

Lanjutnya, mengingat ASN tersebut jabatan Fungsional sehingga tidak bisa di nonjob kan melainkan dirotasi atau dipindah dari tempat kerjanya.

“Karena mereka jabatan fungsional sehingga dirotasi atau dipindah diwilayah Kabupaten Seluma, bukan di non job kan,”ujarnya.

Hadianto menambahkan, kejadian ini serta pemberian sanksi terhadap nakes di RSUD Seluam, sebgai pelajaran bagi ASN maupun PTT yang tidak sungguh-sunggu melaksanakan tugasnya, sebagai pelayanan publik.

“Kita harapkan ini cukup terjadi di RSUD dan cukup sekali ini saja, jangan sampai terulang lagi. Hal ini termasuk untuk seluruh OPD yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, jangan sampai terjadi lagi, “tegas Hadianto.

Sebelumnya, kabar penolakan pasien yang dilakukan pihak Nakes RSUD Tais pertama kali diunggah oleh akun Facebook Ayuk Teta. Dalam postingannya, ia menceritakan kejadian yang dialami seorang emak-emak yang membawa putrinya yang demam tinggi selama seminggu. Bukannya dilayani, pasien justru disuruh pulang dan datang lagi keesokan harinya karena dinilai tidak urgen serta poli anak sudah tutup. (Yd/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.