RSUD Tolak Pasien, Bupati : Mohon Maaf, Saya Pastikan Tidak Akan Terulang Lagi

Potretrafflesia.com,Seluma– Pelayanan Rumah Sakit Daerah Seluma ( RSUD ) Seluma kembali berulah, dengan menolak pasien yang ingin berobat.  Bupati Seluma Erwin Octavian lantunkan permohonan maaf kepada pasien dan masyarakat. Dirinya memastikan kedepan tidak akan terulang lagi.

“Saya sungguh menyayangkan RSUD tolak Pasien. Saya meminta maaf kepada masyarakat atas kesalahan pelayanan Nakes di RSUD Seluma. Saya pastikan kedepan hal ini tidak akan terulang kembali,”tegas Erwin kepada wartawan. Kamis 17 Februari 2022.

Lanjutnya, saat ini dirinya masih berada di Jakarta terkait adanya kunjungan ke BNPB untuk penanggulangan Bencana di Kabupaten Seluma. Saat mendapatkan kabar adanya penolakan di RSUD, dirinya langsung meminta Sekda Seluma untuk turun langsung ke RS. Tidak hanya itu, dirinya juga memerintahkan BKPSDM untuk mengevaluasi Tenaga Kesehatan yang kinerjanya tidak maksimal dalam melayani masyarakat di RS.

“Sekda sudah turun dan BKPSDM Sudah ke Rs, Saya secara tegas katakan bahwa kedepan saya tidak mau mendengar lagi adanya penolakan pasien ataupun tidak ada pelayanan ke masyarakat yang ingin berobat,”tegasnya.

Sedangkan untuk sanksi yang akan diberikan kepada Nakes RSUD, sudah diserahkan ke Sekda Seluma, untuk memberikan teguran keras.

“Pasti disanksi, nanti Sekda akan keluarkan surat teguran keras kepada pihak RSUD, “imbuhnya.

Ditambahkannya, Kabupaten Seluma saat ini terus gencar menggalakan program Seluma Melayani. Dengan itu, seluruh OPD yang bersentuhan dengan masyarakat langsung untuk dapat maksimal dan secara ihklas melayani masyarakat.

“Berulang-ulang saya tegaskan, jangan kecewakan masyarakat. Kita itu harus melayani bukan untuk dilayani, “tutup Erwin.

Sebelumnya, kabar penolakan pasien yang dilakukan pihak RSUD Tais pertama kali diunggah oleh akun Facebook Ayuk Teta. Dalam postingannya, ia menceritakan kejadian yang dialami seorang emak-emak yang membawa putrinya yang demam sudah seminggu. Bukannya dilayani, pasien justru disuruh pulang dan datang lagi keesokan harinya karena dinilai tidak urgen. (YD/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.