Erwin Bawa Pulang Tujuh Program Dari Kementan, Untuk Petani Seluma

Potretrafflesia.com,Seluma – Mungkin masih ada atau bahkan banyak pejabat yang memanfaatkan fasilitas dinas luar (DL) sebagai ajang plesiran belaka. Begitupun pandangan dari masyarakat, mungkin masih ada atau juga banyak yang beranggapan DL hanyalah aktivitas yang menghambur-hamburkan uang rakyat. Tapi, narasi tersebut sama sekali tidak berlaku dengan Bupati Seluma Erwin Octavian.

Erwin menyadari betul, membangun daerah yang dipimpinnya itu tidaklah cukup dengan mengandalkan APBD saja, sumber-sumber lain harus dikejar dan diperjuangkan. Salah satunya menjemput anggaran yang ada di Pemerintah Pusat melalui kementerian-kementerian agar bisa dibawa ke daerah.

Oleh sebab itu, Erwin cukup genjar DL ke kementerian-kementerian, bukan untuk plesiran atau menghambur-hamburkan uang rakyat, tapi untuk mengejar anggaran dan bantuan agar bisa dikucurkan ke Seluma.

Seperti halnya minggu lalu, Bupati Seluma Erwin Octavian bersama dinas Pertanian Kabupaten Seluma berhasil membawa pulang tujuh program dari Kementrian Pertanian (Kementan) untuk peningkatan pertanian di Kabupaten Seluma.

Kepala dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial membenarkan bahwa dari hasil Bupati dan dirinya kunjungan kordinasi ke beberapa Direktorat Jenderal ( Ditjen) di Kementrian Pertanian. Dari hasil tersebut Kementan memberikan tujuh program yang saat ini sudah bisa direalisasikan untuk petani Kabupaten Seluma.

“Alhamdulilah sudah ada jawaban, kemungkinan dalam waktu singkat akan terealisasikan kepada masyarakat, dan ada juga kegiatan yang sudah terealisasikan sebagian,”kata Arian Sosial kepada wartawan. Kamis 18 Februari 2022.

Dijelaskannya, ketujuh program tersebut yakni, Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (GERDAL OPT) Hortikultra, yang merupakan bantuan fasilitas organisme pengangu tumbuhan di Kominiti Horti Kultura untuk 20 kelompok tani yang tersebar di kabupaten Seluma. Ada juga Dem Area BTS bantuan ini berupa pembenahan struktur kimia tanah atau pupuk organik, pupuk hayati padat, pestisida nabati dan beni padi yang tersebar di 5 kelompok seluas 427 hektare, antara lain Kecamatan Talo Kecil 1 kelompok, Kecamatan Semidang Alas Maras 1 kelompok, Sedangkan Kecamatan Seluma Selatan ada 3 kelompok. Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT), yang nantinya ada pelatihan SDM kepada petani tentang pengandalian hama penyakit.

Selanjutnya, bantuan PPDPI Horti adalah salah satu program yang daerah rawan terkena bencana alam kering dan bencana alam banjir notaben lokasi tadah hujan, PPDPI sekitar 5 H untuk satu kelompok tani. Klinik APH Agen Hayati Horti, PPDPI Tanaman Pangan 500 Hektare dan  PPDPI Sumur Bor.

“Ada tujuh item program, untuk program Dem Area sudah didistribusikan, yaitu perbaikan struktur tanah atau bahan organik, pupuk hayati padat dua item itu sudah didistribusikan ke lapangan cuman belum dibagikan, masih menunggu barang lainnya yang belum datang,”jelasnya. (Yd/Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.