Pemkab Seluma Pecat Kades Padang Kelapo

Potretrafflesia.com, Seluma – Akhir dari konflik dualisme perangkat desa di Kecamatan SAM berujung pemecetan secara tidak hormat, Kepala Desa Padang Kelapo, Onzaidi, dari jabatannya oleh Pemerintah Kabupaten Seluma. Pemberhentian dilakukan karena kades padang kelapo diputuskan melanggar sejumlah aturan hukum, karena mengganti perangkat desa tidak sesuai aturan. Selain itu ia juga menolak untuk mengaktifkan perangkat desa yang telah ia ganti, meski telah diminta oleh Pemkab Seluma. Sedangkan desa Ujung Padang dan Gunung Kembang telah mengaktifkan perangkat lamanya, sehingga tidak diberikan sanksi.

“Kita sudah serahkan SK pemberhentian Kades Padang Kelapo atas nama On Zaidi. Dengan demikian secara hukum status On Zaidi sudah tidak menjabat Kades dengan SK Bupati Seluma,”tegas Asisten I Setda Seluma, Mirin Ajib kepada wartawan. Rabu 09 Februari 2022.

Lanjutnya, Pertimbangan Pemkab Seluma dalam mengambil keputusan pemberhentian Kades tersebut. Telah melakukan pelanggaran larangan Kades, dan melanggar sumpah janji terhadap peraturan perundangan desa dan peraturan lainnya. Dengan dasar hukum, UU No 6 tahun 2014 tentang desa, PP 43 nomor 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU no 6 tentang desa dan PP 11 2019, Permendagri 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, dan permendagri 66 tahun 2017.

“Pemberhentian perangkat desa yang di lakukan On Zaidi telah menimbulkan keresahan dimasyarakat dan dilarang melakukan keputusan yang bersipat diskriminatif dalam pelaksanan tugas, yang mengakibatkan pelaksanaan tugas, baik pelayanan masyarakat dan pembangunan desa tidak berjalan sebaik mungkin, ” ujar Mirin.

Pemkab Seluma telah melakukan upaya pembinaan yang bersangkutan tidak bersedia untuk kembali mengaktifkan perangkat. Sebelumnya ditahun 2020 lalu, yang bersangkutan juga telah diberikan sanksi pemberhentian sementara. Dengan itu, keputusan yang diambil Pemkab Seluma sudah menyesuaikan pertimbangan dan aturan yang berlaku.

“Pemberhentian ini sudah memenuhi syarat, karena yang bersangkutan tetap dengan pendiriannya, untuk tidak mengaktifkan perangkat desa yang lama. Sedangkan untuk desa Ujung Padang sudah aktifkan kembali perangkat yang lama, sesuai instruksi dari Pemkab Seluma,”tegasnya.

SK pemberhentian ini diserahkan langsung kepada pemerintah kecamatan Semidang Alas Maras, yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Ruslan. Pemkab Seluma segera menunjuk dan melantik seorang Penjabat Kepala Desa Padang Kelapo, untuk memimpin pemerintahan desa sementara waktu.

“Besok akan dilantik seorang penjabat Kepala Desa, yakni seorang ASN dari kantor kecamatan Semidang Alas Maras,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Padang Kelapo, On Zaidi mengatakan akan menempuh jalur hukum atas pemberhentian dirinya sebagai Kades oleh Pemkab Seluma.

“Kalau memang sudah memenuhi unsur dan sah secara hukum, saya tentu akan menerima putusan tersebut. Akan tetapi sebagai upaya untuk mencari keadilan, saya memastikan akan melakukan perlawanan dengan menempuh jalur hukum,”tegas On Zaidi kepada wartawan saat dihubungi melalui Via Seluler.

Konflik mengenai perangkat desa di Semidang Alas Maras telah berlangsung sejak 2020 lalu. Awalnya tiga desa yakni Padang Kelapo, Ujung Padang, dan Gunung Kembang memberhentikan dan mengganti perangkat desa mereka, yang kemudian dinyatakan Pemkab Seluma melanggar aturan. Pemkab Seluma kemudian memberhentikan sementara tiga kepala desa, agar mereka mengatifkan kembali perangkat desa yang telah mereka copot. Kemudian kepala desa bersama warganya melakukan aksi demo besar besaran di Pemkab Seluma agar diaktifkan kembali. Namun hingga berjalan dua tahun lamanya, ternyata kepala desa Padang Kelapo tetap bersikeras menolak mengaktifkan perangkat desa yang lama. Sedangkan kedua desa lainnya sudah mengikuti arahan Pemkab Seluma. (Jeky)

Leave A Reply

Your email address will not be published.