Pasca Banjir Desa Selinsingan, Warga Alami Krisis Air Bersih

Potretrafflesia.com, Seluma – Pasca banjir yang melanda desa Selinsingan Kecamatan Seluma Utara, Jumat (04/02) mengakibatkan putusnya akses jalan penghubung desa dan merendam sebanyak 59 rumah warga. Serta menghanyutkan barang elektronik, beras, padi dan kopi milik warga. Selain itu, warga juga mengalami krisis air bersih, akibat sumur mereka terendam banjir.

Dijelaskan salah satu warga desa Selinsingan, Hasdi mengatakan bahwa kejadian terjadinya banjir tersebut sekitar pukul 04.00 wib. dengan ketinggian air sekitar 1 meter.

“Banyak yang hanyut, seperti tv, beras, padi, kopi dan ada juga motor yang ikut terbawah arus. Hanya saja, untuk motor sudah ditemukan. Sedangkan untuk barang lainnya saat ini belum ditemukan,”kata Hasdi kepada wartawan. Sabtu 05 Februari 2022.

Dirinya mengakui, sampai saat ini bantuan belum ada dari pihak pemerintah daerah. Padahal, mereka membutuhkan bahan pangan dan air bersih.

“Bantuan belum ada sampai saat ini. Dapur umum juga belum ada,”ujarnya.

Banjir ini juga mengakibatkan akses jalan penghubung desa putus dan merendam seluas 5 hektre areal persawahan. Hal ini disampaikan salah satu tokoh masyarakat desa Selinsingan, Arsid bahwa akses jalan ini digunakan warga sebagai jalan penghubung ke Kecamatan Ulu Talo dan mengeluarkan hasil kebun. Sehingga dengan putusnya jalan ini mengakibatkan terkendalanya warga untuk mengeluarkan hasil kebunnya.

“Putusnya jalan ini hanya terkendala untuk keluarkan hasil pertanian dan perkebun masyarakat. Selebihnya itu perusahaan perkebunan sawit dan Kuari. Banjir ini juga merendam sekitar 5 hektare sawah yang sudah ditanam, “jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa desa Selinsingan, Siswandi mengatakan sebanyak 59 rumah yang terdampak banjir, dan ada sekitar 7 rumah yang mengalami kerusakan. Mayoritas warga desa yang rumahnya disepanjang sungai, mengalami krisis air bersih, akibat sumur mereka tertimbun lumpur banjir.

“Saat ini mereka membutuhkan air bersih, baik untuk minum dan makan. Banjir ini juga menghanyutkan harta benda milik warga, beras, padi, motor dan kompor gas. Untuk kerugian sendiri saat ini masih di data,” Ujar Kades.

Sedangkan untuk akses jalan, menurut Kades sudah mulai diperbaiki dengan bantuan material dan alat berat milik pengusaha kuari yang juga dibantu oleh Kodim 0425 Seluma.

“Sudah mau diperbaiki, alat berat sudah siap,” tutupnya. (Jeky)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.