Kasat Minta Maaf, Potongan Berkedok Sumbangan Dikembalikan

Pos Damkar Kepahiang.
Pos Damkar Kepahiang.

Potret Rafflesia – Terbongkarnya potongan liar berkedok sumbangan di Satuan Pol PP dan Damkar Kabupaten Kepahiang beberapa hari ini, yang dilakukan atas perintah Kasat Pol PP dan Damkar berujung pengembalian dana tersebut ke para tenaga kontrak (TK) yang ada di sana. Pengembalian honor TK tersebut langsung dilakukan di sektetariat Pol PP.

Baca juga: Honor Ngepam pun Disunat, Satpol PP 200 Ribu

Menurut Anton salah satu anggota Damkar Kepahiang, pagi tadi (28/5) sekira pukul 09.30 WIB Kasat mendatangi pos Damkar yang memang terpisah dari kantor sekretariat Satpol PP. Kedatangan Kasat tersebut memang bertujuan untuk mengembalikan honor yang sudah terlanjur dipotong dengan dalih untuk pengembalian uang saksi saat pemilu bulan April yang lalu.

“Kasat datang ke pos kami, dan beliau meminta maaf dan beliau juga berpamitan kepada kami yang piket hari ini”, ujar Anton.

Selang satu jam kemudian Anton ditelepon kabid Linmas Destriana agar datang ke sekretariat untuk mengambil pengembalian uang honor yang dipotong.

Baca juga: Pemotongan? Itu Perintah Kasat…

Di tempat terpisah, di sekretariat Pol PP Kepahiang hal serupa juga terjadi, semua honor Pol PP dan honor ngepam anggota saat Pemilu April yang lalu juga di kembalikan. “Uang honor kami semuanya dikembalikan, honor yang sempat dipotong, dan teman-teman sangat terbantu dengan pengembalian honor tersebut apa lagi sebentar lagi lebaran, karena masing-masing dari mereka bisa mengantongi uang 300 ribuan, lumayang untuk beli baju anak atau kue lebaran dirumah”, ujar Khairil.

Tapi Khairil sendiri tidak mengambil uang pengembalian honor yang di potong terhadap dirinya. “Saya tidak mau mengambil uang tersebut, karena uang tersebut sudah diambil oleh mereka dan katanya untuk sumbangan, saya cuma tanda tangan di berita acara namun saya tidak ambil uangnya, tanda tangan saya itu tanda bahwa uang itu dikembalikan, tapi saya tidak mengambil uang tersebut ada beberapa saksi yang tau kalau saya tidak mengambil uang tersebut, ini harus jelas ujungnya, apa yang akan diberlakukan terhadap atasan kami”, tegas Khairil.

Sementara itu Bupati Kepahiang Dr Hidayattullah Sjahid MM, mengatakan bahwa Kasat dan jajaran Pol PP dan Damkar mulai senin kemarin sedang menjalani pemeriksaan.

Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM.
Bupati Kepahiang Dr Ir Hidayattullah Sjahid MM.

“Saya sudah menurunkan Tim Inspektorat Kabupaten Kepahiang untuk melakukan pemeriksaan di Satpol PP dan Damkar dan sudah mulai bekerja sejak hari Senin kemaren. Kami sedang menunggu LHP-nya. Kemudian akan dibawa ke rapat untuk menentukan sanksi atas kesalahan yang dilakukan”. Lanjut Bupati, dirinya benar menganjurkan uang tersebut dikembalikan.

“Benar saya menganjurkan agar uang honor yang dipotong dikembalikan kepada tenaga honor yang bersangkutan tapi kejengkelan saya kepada Kasat Pol PP yang mengatasnamakan Bupati dan Sekda dalam melakukan pungutan tersebut tetap mengecewakan dan tidak menghilangkan kemarahan saya. Saya sedang menunggu LHP Inspektorat untuk selanjutnya merapatkan dengan Baperjakat dalam rangka mengenakan sanksi kepada yang bersangkutan, ini sesungguhnya sebuah tindakan merusak kredibilitas orang dan bisa menimbulkan fitnah yang sangat kejam. Semoga Allah memberi petunjuk bagi orang yang sesat. Saya sangat yakin sesuatu tindakan yang salah akan ketahuan juga. Kebenaran akan muncul, dan sebaliknya kedzoliman tidak akan memberikan kebaikan”, papar Bupati kepada potretrafflesia.com (Soe)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *