Kantor Dinas PUPR Provinsi Digeledah

Salah seorang petugas Kejaksaan yang terlihat akan memasuki kantor Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.
Salah seorang petugas Kejaksaan yang berjalan memasuki kantor Dinas PUPR Provinsi Bengkulu.

Potret Rafflesia – Kantor Dinas PUPR Provinsi Bengkulu mendadak heboh. Ternyata, penyebabnya adalah kedatangan mendadak tim penyidik tindak pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Mukomuko dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu guna melakukan penggeledahan di kantor tersebut pada hari Kamis siang (30/8).

Dari data yang berhasil dihimpun potretrafflesia.com, tindakan penggeledahan tersebut dilakukan terkait dengan perkara Tanah Rekah Simpang 4 Mukomuko dengan jumlah dana Rp 1,8 Miliar pada tahun 2016 yang dananya berasal dari APBD Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan pelaksanaannya di Mukomuko. Ada dugaan bahwa kasus tersebut merugikan negara sebesar Rp 500 juta. 

Terpantau, para petugas kejaksaan melakukan penggeledahan di ruangan kantor bidang Bina Marga. Diketahui, petugas kejaksaan melakukan penyitaan beberapa dokumen penting yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

Sebagai informasi, dalam kasus tanah rekah tersebut telah ditetapkan tiga orang tersangka yakni, Toto Wijaya selaku PPTK, Raden Anwar selaku kontraktor, dan Saifudin Firman selaku KPA pada Dinas PUPR Provinsi Bengkulu. 

“Iya benar ada penggeledahan di PU Provinsi Bengkulu, dan kita diminta untuk melakukan pendampingan dalam penggeledahan tersebut”, kata Martin Luter, Kasi Penkum Kejati Bengkulu.

Untuk diketahui dua dari tiga orang tersangka dalam kasus tersebut yakni Raden Anwar dan Saifudin Firman telah mendekam di Lapas Bengkulu dalam kasus yang berbeda. (SU41)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *