Dua Menteri Menyoal ‘Indonesia Maju’ di Bengkulu

Dialog Nasional 19 bertajuk 'Indonesia Maju', GOR Sawah Lebar, Bengkulu (4/8)
Dialog Nasional 19 bertajuk ‘Indonesia Maju’, GOR Sawah Lebar, Bengkulu (4/8)

Potret Rafflesia – Dua orang menteri menghadiri kegiatan Dialog Nasional 19 bertajuk ‘Indonesia Maju’ di Gedung Olah Raga (GOR) Sawah Lebar Bengkulu, pada Sabtu pagi hingga siang (4/8). Keduanya adalah Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Seyogyanya kegiatan dialog ini dihadiri pula oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Namun, beliau berhalangan untuk hadir.

Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menyatakan, tak lama lagi Provinsi Bengkulu akan semakin maju dengan dibangunnya Bandara berskala internasional. Dalam kesempatan tersebut Menteri Eko juga mengajak masyarakat Bengkulu ikut andil menyukseskan pembangunan pedesaan melalui Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).

“Anggaran dari pemerintah banyak kita keluarkan untuk membangunan Desa-desa tertinggal di Indonesia ini. Dan hasilnya hingga sampai tahun 2018 ini banyak Desa yang sukses dalam program kerja yang kita laksanakan ini, misalnya Desa Ponggok, Ponoharjo, Klaten, Jawa tengah. Sekarang Desa tersebut sudah berkembang menjadi Desa wisata yang mulanya pendapatnya hanya Rp 15 juta per tahun. Hingga tahun 2015 Rp 6,3 miliar pemasukan Desa tersebut dengan keuntungan bersih Rp 3 miliar”, ungkap Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan, bahwa di era pemerintahan Presiden Jokowi, justru transportasi mengalami banyak kemajuan hingga merambah masuk ke kawasan terpencil.

Dialog ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Menteri Eko dan Menteri Budi bersama ribuan pelajar dan mahasiwa yang juga ikut menjadi peserta dialog.

Usai pemaparan oleh kedua orang menteri tersebut, moderator dialog, Effendi Gazali juga membuka sesi tanya jawab kepada peserta. Para peserta tampak antusias dikarenakan adanya hadiah berupa sepeda, laptop dan uang tabungan yang akan diberikan bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar.

Dalam dialog nasional ini, tampak hadir sejumlah tokoh masyarakat, unsur PTN/PTS/SMA sederajat, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Koordinator Kopertis Wilayah II Prof Slamet Widodo, pejabat-pejabat di lingkup OPD yang bernaung di bawah Kementerian Desa PDTT, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Perindustrian.

Lanjut Berdialog Bersama Insan Pers dan Pimpinan Media Massa 

Usai berdialog bersama ribuan pelajar dan mahasiswa di Gedung Olah Raga (GOR) Bengkulu, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo melanjutkan kegiatannya di Grage Hotel, berdialog bersama insan pers dan pimpinan sejumlah media massa yang ada di Kota Bengkulu.

Menteri Eko, menekankan pentingnya peran media massa dalam mengawal dan mengawasi kinerja stakeholder dalam mengelola Dana Desa yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ke daerah.

“Saya berharap kepada teman-teman media, bantu mensosialisasikan, tidak hanya keberhasilan tapi juga kegagalan penggunaan Dana Desa ini”, ujar Menteri Eko. 

Menteri Eko Putro Sandjojo , Menteri Budi Karya Sumadi dan Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Menteri Eko Putro Sandjojo, Menteri Budi Karya Sumadi dan Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.

Selain itu, Menteri Eko juga berharap agar seluruh masyarakat dapat mengetahui manfaat Dana Desa bagi pengentasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran di pedesaan. Kuncinya, menurut Menteri Eko, adalah kreatifitas masyarakat dan pemimpin di tiap-tiap Desa itu sendiri.

Selanjutnya, Menteri Eko juga meminta agar publik pro aktif dalam melakukan pengawasan penggunaan Dana Desa. Jika terdapat keganjilan, dirinya menyarankan agar masyarakat dapat segera menghubungi pihak satgas dana desa. (SU41)

Artikel Terkait

Leave a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *